Home / Ulasan Produk / Review: LoRa dengan Microchip RN2483

Review: LoRa dengan Microchip RN2483

LoRa™, Long Range wireless data telemetry adalah penerapan komunikasi elektronik yang menggunakan frekuensi radio VHF/UHF bi-directional, awalnya dikembangkan oleh Cycleo, perusahaan perancis yang kemudian diakuisisi oleh Semtech di tahun 2012. Kelebihan dari LoRa ini adalah jangkauan komunikasi yang cukup jauh >=15 km di daerah rural dan suburban dan >=5km di daerah perkotaan dan juga penggunaan konsumsi energi yang hemat sehingga baterai lebih awet. Untuk informasi mengenai LoRa silakan lihat pada tautan ini.

microchip

Beberapa manufaktur chip elektronik mengeluarkan module LoRa, tapi untuk kesempatan ini kita akan khusus membahas modul Microchip RN2483 keluaran dari Microchip. RN2483 sangat mudah untuk diintegrasikan dengan MCU atau PC karena menggunakan interface UART untuk mengirimkan command ke modul ini. Command yang dikirim berupa plain teks (ASCII) yang dibatasi dengan karakter <CR><LF>, begitu juga respon dari modul ini dibatasi oleh karakter yang sama. RN2483 ini mendukung protokol LoRaWan Class A, memungkinkan pengiriman data dua arah dengan cara mengirimkan data (uplink transmission), dan dilanjutkan dengan membuka mode penerimaan data sesaat (downlink transmission). Class ini paling hemat energi karena hanya menerima data setelah mengirimkan data, dan variasi waktu pengiriman data diatur oleh node LoRa itu sendiri. Class ini juga didukung oleh The Things Network (penyedia jaringan wide area network berbasis LoRa). Modul ini mendukung dua frekuensi yaitu 433 Mhz (Asia) dan 868 Mhz (Eropa).

Berikut adalah fitur lengkapnya:

  • Mendukung protokol Class A LoRaWan
  • Identifikasi Unik 64 bit (EUI-64)
  • GPIO yang dapat dikonfigurasi
  • Mendukung Intelligent Low-Power Mode dengan On-demand Wake Up
  • Bootloader untuk upgrade firmware
  • Semua konfigurasi dan control modul dilakukan via UART dengan ASCII command
  • Sensitivitas penerima yang tinggi -148 dBm

Modul ini cocok untuk aplikasi-aplikasi outdoor yang memerlukan komunikasi jarak jauh seperti Automated Meter Reading, Home/Building Automation, M2M, IoT, Smart Farming, Industrial Monitoring and Controlling.

Referensi Command dan Spesifikasi detail RN2483 dapat dilihat pada link berikut.
Penulis sendiri sudah melakukan pengujian dengan menggunakan Gadgeteer Board Raptor dengan custom modul buatan rekan penulis, Justin dari Ingenuity Micro. IO-nya sendiri sudah disesuaikan ke dalam socket U pada gadgeteer board karena menggunakan UART interface, mendukung 3.3 V / 5V power, dan reset switch.

Hasilnya cukup memuaskan, di daerah kota Bogor penulis berhasil mengirimkan data dengan lancar dan tidak ada data yang hilang dalam jarak kurang lebih 2 Km.

board-gadgeteer

video ujicoba Point-to-Point LoRa

Contoh aplikasi menggunakan gadgeteer dapat di download di https://github.com/Gravicode/LORA-Point2Point

Karena menggunakan serial UART seharusnya konsep yang sama dengan mudah diterapkan dengan development board lainnya (Arduino, raspberry, dsb).

Semoga bermanfaat, terus maju IoT Indonesia.

 

–Penulis

8,056 total views, 2 views today

About Muhammad Ibnu Fadhil

Penulis kode, pedagang aplikasi perkantoran, implementator integrasi sistem, memiliki UKM yaitu gravicode.com, mendirikan komunitas kecil gadgeteer Indonesia, mendedikasikan diri untuk membangun produk dan jasa yang bermanfaat untuk ummat terutama di bidang teknologi informasi.

Check Also

Mesosfer: Mobile dan IoT Cloud Platform untuk Developer

Cloud platform untuk mobile dan IoT mungkin pembaca sudah mengetahui beberapa yang ada sekarang. Pada …

  • Halo Mas,

    Saya sedang ada project terkait LoRa. Kalau boleh saya bisa minta no kontaknya untuk diskusi dan mungkin bisa bekerja sama?. Terima kasih

    • Kamal Qrimly

      Saya dari Giga solusi, kami perusahaan distributor komponen aktif elektronik di indonesia, dapat mensuplai dan mensupport produk LoRa dan gatewaynya, kami juga ada demo untuk pengaplikasian LoRa, Bapak bisa hubungi saya untuk diskusi atau kerja sama (Kamal, 089606822283 [WA/Telp] )

  • Hapsoro Renaldy N

    tanya mas, bagaimana dengan regulasi pemerintah terhadap frekuensi yang dipakai lorawan ini ? apakah masuk ke frekeuensi bebas, atau frekuensi yg perlu ijin ?

    • Saat ini blom ada UU. Artinya bisa dipakai tapi tidak berarti bebas. Jadi bahasa halusnya masih abu-abu. Pemerintah belum penegakan hukum karena belum ada UU juga. Dengar2x sedang di godok

  • Harri Nux

    Halo mas, mohon info modul RN2483 bisa dibeli dmn? Sy ad project smart farming, apakah kita bs discuss lbh lanjut.. Mohon info kontaknya mas (saya 085817753054)

  • pak agus, kl lorawan apakah konsepnya seperti client-server atau point to point?
    jadi apa bisa 1 gateway (lora concentrator) menerima data dari misal 50 lora

    • lora bia pakai point-to-point dan point-to-multi point

  • Muhammad Iqnaul Haq

    Halo rekan-rekan, saya ingin tanya frekuensi berapa yang diizinkan untuk LoRa agar beroperasi dengan baik di Indonesia ya?