Home / Berita / Liputan: Azure IoT Camp Bogor

Liputan: Azure IoT Camp Bogor

Hello rekan makers,

Sabtu kemarin, tepatnya pada 18 Februari 2017 di Digital Lounge Bogor, Buitenzorg Makers Club bersama Microsoft menggelar acara bertajuk “Azure IoT Camp”. Acara ini disisi dengan tech talk dan demo-demo keren dari pembicaranya, penasaran apa yang dibicarakan ? yuk simak liputannya;

Agus Kurniawan dari Makers.ID membuka acara dengan membahas tentang bagaimana menganalisa data menggunakan produk DBMS teranyar dari Microsoft yaitu SQL Server 2016. Mungkin rekan-rekan tidak asing lagi dengan produk ini, tapi di versi terbaru ini kita dapat menjalankan R Script bersama query sql kita, hal ini dimungkinkan dengan adanya fitur R services.  Data yang diolah bisa juga dari data sumber eksternal seperti Hadoop, Terradata, Linux. Silakan pelajari lebih lanjut di tautan berikut: https://msdn.microsoft.com/en-us/library/mt604847.aspx

Sesi kedua diisi oleh Gilang Kusuma Jati, beliau menjelaskan dan mendemokan pengembangan aplikasi Tizen menggunakan Visual Studio. Sebelumnya tizen hanya dapat dikembangkan secara native dengan C atau web app dengan HTML, CSS, JS. Dengan adanya Visual Studio Tools for Tizen sekarang rekan-rekan bisa membangun aplikasi tizen menggunakan C# dengan Visual Studio (dan Xamarin). Tizen adalah OS yang dikembangkan Samsung, gabungan dari Samsung Linux Platform dan Linux Mobile. Silakan mencoba langsung dengan mengunduh installernya pada link berikut https://developer.tizen.org/development/tizen-.net-preview/getting-started/installing-visual-studio-tools-tizen

Setelah lunch break, acara pun dilanjutkan oleh Muhammad Ibnu Fadhil dari Gravicode, dalam sesi ini dijelaskan mengenai fitur-fitur terbaru dari Sharepoint Server 2016, sebuah platform berbasis web yang terintegrasi dengan Microsoft Office. Fiturnya cukup luas, mulai dari document management, enterprise content management, search and discovery, workflow development, forms development, business intelligence, enterprise social.  Beberapa fitur terbaru dari produk ini antara lain hybrid search, integrasi dengan one drive for business, integrasi dengan delve, instalasi dengan fitur min role yaitu setiap server dapat dikonfigurasi spesifik untuk fungsi tertentu (web front end, application, distributed cache, specialized/custom, single server farm), dan beberapa limitasi yang ada di versi sebelumnya ditingkatkan seperti 100,000 site collection per web, 500 juta index per server scope, penghapusan 5000 view threshold pada list, fast site creation, UI enhancement, dsb. Di demokan juga Office Online Server yang memungkinkan kita merender dan mengedit dokumen-dokumen office pada browser seperti layaknya O365 dan Project Server 2016 yang sudah termasuk pada Sharepoint Server 2016 enterprise.

Sesi ke empat di isi oleh Meytha Zennis Taliti dari Docotel tentang Rapid Mobile Development with Xamarin Forms. Xamarin Forms adalah platform pengembangan aplikasi mobile cross-platform dari Microsoft. Dengan teknologi ini rekan-rekan dapat men-sharing code yang digunakan untuk membuat User Interface dan juga Back-end. Untuk UI, Xamarin menggunakan format XAML sedangkan untuk kode back-end menggunakan bahasa C#. Dengan teknik sharing code ini diharapkan rekan developer dapat mempercepat dan menghemat waktu dalam pengembangan aplikasi mobile. IDE-nya sendiri dapat menggunakan Visual Studio yang dapat berjalan di Windows dan Mac.

Sesi terakhir ditutup oleh Endang Suwarna dan Haidar Afkar A. dari Buitenzorg Makers Club, di sesi ini di demokan bagaimana menggunakan AndroidThings yaitu OS  terbaru dari Google yang dapat berjalan embedded system untuk mengirimkan data telemetri ke Azure IoT Hub. Demo menggunakan Raspberry Pi 3 dengan Fez Hat (tambahan device untuk raspi yang berisi beberapa sensor dan aktuator). Azure IoT Hub merupakan platform agnostik yang berfungsi sebagai gateway dari IoT device ke cloud. Komunikasi yang dapat dilakukan bisa dua arah, dari device ke cloud dan sebaliknya. Mendukung hingga puluhan ribu koneksi ke device secara bersamaan.

Acara ini didukung juga oleh Digital Lounge Bogor, Dicoding, Gravicode, GDG Bogor, Makers.ID. Semoga acara-acara ini dapat meningkatkan kemajuan rekan-rekan makers dan developer di Bogor khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Salam Makers,

–Penulis

3,184 total views, 11 views today

About Muhammad Ibnu Fadhil

Penulis kode, pedagang aplikasi perkantoran, implementator integrasi sistem, memiliki UKM yaitu gravicode.com, mendirikan komunitas kecil gadgeteer Indonesia, mendedikasikan diri untuk membangun produk dan jasa yang bermanfaat untuk ummat terutama di bidang teknologi informasi.

Check Also

Raspberry Pi Zero W: Komputer mini murah meriah

Raspberry Pi foundation baru-baru ini meluncurkan board baru yaitu Raspberry Pi Zero W yang merupakan …